sunyi merayap
membungkus raga
yang coba menatap asa
sedetik, ruang itu telah ada
mencengkram....
membawa alam khayal terbang tinggi
menutup pintu-pintu hati
melenyapkan suara hati
membutakan mata hati
aku 'tak kuasa !
ruang itu 'slalu datang
membawa asa...
melampui nurani
namun,
'kucoba menutup ruang itu
dengan menatap kebawah
'tuk hadirkan kata syukur
Sebuah kata kadang mengandung beribu makna. Disanalah hati akan mencernanya apakah itu sebuah cita ataukah duka.
Senin, 18 Mei 2009
Selasa, 12 Mei 2009
bukan rakyat
dari rakyat
oleh rakyat
untuk rakyat
karena aku bukan rakyat
rakyat adalah kekasihku
karena tanpa dia
aku 'tak bisa hidup
rakyat adalah suaraku
karena tanpa dia
aku 'tak bermakna
rakyat adalah permataku
karena tanpa dia
aku 'tak bisa berniaga
hidupku untuk rakyat
aku berjuang untuk mereka
biar aku bertahta
biar aku berharta
biar aku sejahtera
karena aku bukan rakyat !
yah, aku bukan rakyat
tapi.....mengapa?
kau masih gadaikan hidupmu
kebahagian lima tahunmu
'kuganti satu hari
'kau bagitu bahagia
tapi, aku lebih bahagia
karena aku bukan rakyat !
oleh rakyat
untuk rakyat
karena aku bukan rakyat
rakyat adalah kekasihku
karena tanpa dia
aku 'tak bisa hidup
rakyat adalah suaraku
karena tanpa dia
aku 'tak bermakna
rakyat adalah permataku
karena tanpa dia
aku 'tak bisa berniaga
hidupku untuk rakyat
aku berjuang untuk mereka
biar aku bertahta
biar aku berharta
biar aku sejahtera
karena aku bukan rakyat !
yah, aku bukan rakyat
tapi.....mengapa?
kau masih gadaikan hidupmu
kebahagian lima tahunmu
'kuganti satu hari
'kau bagitu bahagia
tapi, aku lebih bahagia
karena aku bukan rakyat !
Selasa, 05 Mei 2009
mengapa
mengapa...
'kau masih goyahkan pohon
yang mencoba berdiri
diantara tiupan badai kemunafikan
mengapa.....
'kau masih menarik tangan
yang coba menengadah
mencari lentera hatinya
mengapa....
'kau masih bersenandung
padahal makna lagu
telah terbang 'tak tentu arah
aku tahu...
hitam dan putih
adalah takdir
namun...
apakah kita harus sewarna?
'kau masih goyahkan pohon
yang mencoba berdiri
diantara tiupan badai kemunafikan
mengapa.....
'kau masih menarik tangan
yang coba menengadah
mencari lentera hatinya
mengapa....
'kau masih bersenandung
padahal makna lagu
telah terbang 'tak tentu arah
aku tahu...
hitam dan putih
adalah takdir
namun...
apakah kita harus sewarna?
Langganan:
Postingan (Atom)