mengapa
air matamu kau tumpahkan dalam guyuran hujan
mengapa
kehilanganmu kau benamkan dalam bumi
mengapa
kesendiriamu kau sandarkan pada angin
dimana
air mata suci dalam simpuhmu
dimana
ketegaran gunung dalam benakmu
dimana
makna mozaik tempatmu
bukankah
kita titik dalam cakrawala 'tak berujung
bukankah
asa masih tergantung
bukankah
doa masih menggema
bangkitlah....
Sebuah kata kadang mengandung beribu makna. Disanalah hati akan mencernanya apakah itu sebuah cita ataukah duka.
Jumat, 22 Agustus 2014
Kamis, 03 April 2014
kami mau
kami mau...
engkau sekarang menjadi borjuis
kami mau
engkau sekarang bersolek
kami mau
engkau sekarang berpesta
puaskanlah !
tapi....
tidak ketika engkau terpilih
karena lima tahun kedepan
kami mau
engkau menjadi mulut kami
engkau menjadi mata kami
engkau menjadi kuping kami
engkau menjadi tangan kami
engkau menjadi kaki kami
engkau sehati dengan kami
karena itu adalah hakikat
seorang wakil !!!
engkau sekarang menjadi borjuis
kami mau
engkau sekarang bersolek
kami mau
engkau sekarang berpesta
puaskanlah !
tapi....
tidak ketika engkau terpilih
karena lima tahun kedepan
kami mau
engkau menjadi mulut kami
engkau menjadi mata kami
engkau menjadi kuping kami
engkau menjadi tangan kami
engkau menjadi kaki kami
engkau sehati dengan kami
karena itu adalah hakikat
seorang wakil !!!
Langganan:
Postingan (Atom)