di ujung jalan
pelukMu selalu hadir
di ujung asa
dekapanMu begitu hangat
di saat sandaran maya pergi
tanganMu menggapai penuh cinta
tak kuasa...
titik air suci membelah bumi
mencambuk birahi kebodohan
diantara waktu yang tak pernah bicara
maafkan...
pelukanMu terbalas setengah hati
dekapanMu hangat tanpa makna
karena jiwa...
'tak mau berkaca
tentang makna diri