Secarik koran bekas...
masih berdiri menantang
saat teman-teman sepertinya
beradu dengan mata yang haus ilmu
"kabar-kabar itu sudah basi!"
katamu dengan senyum sinis
"mereka hanya pembungkus nasi"
teriakmu dengan lantang
dia masih tak percaya...
makna bengkaknya telapak kaki surga
dia masih tak percaya...
cerita lusuhnya celana berpeniti
dia masih tak percaya...
alunan-alunan doa suci
dia masih tak percaya....
butir-butir keringat asa
dia masih tak percaya...
'smua khan berganti menjadi madu hidup
kini.....
secarik koran bekas
memandang diam...
madu hidup 'tlah terbagi-bagi
membawa kecerian beribu hati
secarik koran bekas...
'tlah jadi monumen perjuangan
yang terus menemani
sampai akhir hayat nanti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar