Jumat, 24 April 2009

cermin hati

dentang detik waktu
mendahului kokok si jantan penyebar berita pagi
'mbangunkan mimpi yang tergantung

dalam gelap
'kutunggangi gajah besi yang uzur
meniti sebuah asa

satu persatu peran hidup
berjalan mengiriku
ada harapan
ada kesedihan
ada senyuman
ada kebahagian
ada juga kecongkakan
'smua memberikan perannya

namun...
nurani ini harus berkaca
diantara peran hidup itu

karena....
disanalah kadang lentera hidup tersimpan
'tuk menerangi kelamnya hati
disanalah kadang mutiara hidup berada
'tuk bangkitkan diri
disanalah kadang nyanyian alam menggema
'tuk menghibur duka

yah, setiap hari
cermin itu begitu dekat
namun...
kadang aku 'tak mau menyapanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar